
Menjaga tegakan dengan menguatkan penghidupan.
Kami melihat konservasi, produksi, dan kepemimpinan komunitas sebagai satu sistem. Lanskap hanya akan terus dijaga jika masyarakat mendapatkan manfaat yang adil dari menjaganya.

Pertanian bekerja bersama kanopi.
Tamanu membentuk lapisan atas. Kunyit, jahe, pisang, dan tanaman lain berkembang pada lapisan di bawahnya tanpa membuka tegakan.
Akar pohon membantu menjaga lereng pesisir, kanopi memengaruhi kelembapan dan suhu mikro, sementara tanaman bawah memberi panen tambahan. Di sini, pohon bukan hambatan produksi; pohon adalah bagian dari infrastrukturnya.
Kemajuan dibaca dari perubahan sistem.
01 · Konservasi berbasis manfaat
Biji yang jatuh dipungut tanpa menebang pohon; tanaman bawah tumbuh tanpa mengganti tegakan.
02 · Perempuan dalam keputusan
Perempuan bergerak dari pekerjaan pendukung menuju produksi, pencatatan, pengadaan, dan kepemimpinan.
03 · Infrastruktur tepat guna
Solar drying dome dan alat pemecah tuas membuat tahapan pascapanen lebih aman dan terukur.
04 · Nilai tambah lokal
Bahan mentah dikembangkan menjadi ingredient dan produk yang membuka hubungan pasar baru.
Kami menyampaikan kemajuan sekaligus pekerjaan yang belum selesai.
Kunyit
Pengeringan pertama mengajarkan pentingnya jadwal panen, ketebalan irisan, aliran udara, dan kontrol kadar air.
Sabun tamanu
Formula diperbaiki, proses curing 30 hari digunakan untuk menilai kualitas, dan kesiapan regulasi dilanjutkan bertahap.
SALAKA
Adonan yang semula berubah-ubah menjadi keluaran yang lebih konsisten melalui standar resep dan rutinitas produksi.
Dari membangun kapasitas menuju kemandirian usaha.
Prioritasnya adalah mutu pascapanen, penguatan pasar, sertifikasi lanjutan, regenerasi kepemimpinan, dan kemampuan mengelola kemitraan secara mandiri.
Kebutuhan kolaborasi
Jejaring pembeli dan mitra ekspor
Dukungan kapasitas produksi dan gudang
Pendampingan sertifikasi lanjutan
Riset dan pengukuran dampak lanskap
Jelajahi peluang →